You are currently viewing Jokowi, Ekonomi Gelap 2023! Benarkah Demikian?

Jokowi, Ekonomi Gelap 2023! Benarkah Demikian?

Jokowi ekonomi gelap 2023, sebenarnya apa yang sedang terjadi? Apakah dunia benar-benar mengalami resesi ekonomi? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Bukan hanya itu, bahkan tahun depan ekonomi dunia akan terasa ‘gelap’ yang terjadi akibat berbagai konflik dan menyebabkan krisis di mana-mana.

Hal ini pun dipertegas dengan apa yang disampaikan Jokowi pada sambutannya di Silatnas dan Ultah ke 19 Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat di Sentul International Convention Center, Bogor beberapa waktu lalu.

Berdasarkan dari laman CNBC Indonesia, Jokowi mengatakan, “Saya akan berbicara berbeda karena kita tahu sekarang ini memang dunia pada posisi yang tidak mudah, pada keadaan yang sangat sulit”.

Jokowi Ekonomi Gelap 2023, Apa yang Akan Terjadi?

Prediksi tentang gelapnya keadaan tahun 2023, ternyata mengancam seluruh negara di dunia, pun demikian dengan Indonesia yang mungkin saja terkena imbas dari keadaan tersebut.

Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa hampir semua negara mengalami kondisi yang tidak baik tersebut. Setidaknya ada 60 negara yang akan mengalami keruntuhan, yang diungkapkan Jokowi terkait informasi dari Sekjen PBB, IMF dan Bank Dunia tentang keruntuhan setidaknya 60 negara tersebut.

Tidak hanya itu, Jokowi mengatan ada ratusan orang di dunia telah mengalami kelaparan akut, dan sebagian lagi sudah mulai kelaparan.

Hal ini tidak terlepas dari posisi pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan kemerosotan (anjlok) yang berbarengan dengan tingkat inflasi yang terus meningkat

Jadi, pertumbuhan ekonomi turun, tetapi inflasi naik. Harga-harga barang pun merangkak naik dan membuat masyarakat terus khawatir dengan keadaan ini.

BACA JUGA: Catat dan Lakukan! Ini Cara Menghasilkan 100 Juta Pertama

Lalu, kira-kira apa sajakah yang akan terjadi di tahun berikutnya apabila kondisi ekonomi terus memburuk?

1. Jokowi Ekonomi Gelap 2023: Konflik China – Taiwan memanas

Perang yang terjadi antara Ukraina dan Rusia membuat situasi geopolitik pun memburuk. Hal ini pun ditambah dengan ketegangan yang terjadi di Taiwan. Hubungan antara China dan Taiwan semakin memanas karena isu reunifikasi atau penyatuan kembali Taiwan dan China.

2. Krisis pangan merambah ke Asia

Jika konflik antara China-Taiwan terus memanas, maka bukan tidak mungkin jika China akan melakukan blokade pada Taiwan dari laut dan udara, yang bertujuan untuk menghentikan ekspor Taiwan dan memutus bantuan dari AS dan Jepang.

Dapat kamu bayangkan jika hal itu benar-benar terjadi, tentu saja krisis pangan di Asia Timur tidak bisa terelakkan lagi.

Tidak hanya itu, konflik tersebut juga dapat menyebabkan biaya industri elektronik dan otomotif naik signifikan. Salah satunya pasokan chip semikonduktor dari Taiwan yang berkontribusi lebih dari 56 persen dari persediaan global akan menurun.

Beberapa hal tersebut tentu saja dapat memperparah kondisi ekonomi di tahun 2023. Padahal, dengan kondisi sekarang saja sudah banyak negara yang mengalami krisis.

Lalu, bagaimana dengan kondisi Indonesia?

Konflik China-Taiwan dapat mempengaruhi kondisi perekonomian Indonesia, mengapa?

Hal tersebut tentu saja akan membuat neraca dagang Indonesia melemah, banyaknya arus modal asing yang keluar, sehingga membuat kenaikan suku bunga secara agresif.

Jadi, untuk saat ini ada baiknya menggunakan uang yang kamu miliki untuk kebutuhan yang benar-benar penting saja.

Hindari penggunaan uang atau tabungan pada hal-hal yang tidak penting. Pasalnya, jika penurunan ekonomi benar-benar terjadi dan kondisi keuangan semakin sulit, dana yang kamu miliki akan aman dan dapat kamu gunakan pada saat krisis terjadi

Cara paling tepat menggunakan uang saat ini adalah dengan menginvestasikannya pada Lembaga keuangan terpercaya, salah satunya investasi di Koperasi Hartanah.

Koperasi Hartanah merupakan tempat yang aman, nyaman, memiliki data yang transparan dalam mengelola investasi yang kamu titipkan. Nah, itulah penjelasan terkait kutipan Jokowi ekonomi gelap 2023.

Buat kamu yang ingin mencari tahu lebih lengkap tentang investasi dan mengelola keuangan, bisa langsung mengunjungi website Hartanah Group. Yuk, langsung cek informasi lengkapnya melalui www.koperasi.hartanahgroup.com atau WhatsApp Hana

Leave a Reply