You are currently viewing Kekayaan Keluarga Rockefeller Capai 120Triliunan? Yuk, Cari Tahu!

Kekayaan Keluarga Rockefeller Capai 120Triliunan? Yuk, Cari Tahu!

Kekayaan keluarga Rockefeller cukup menarik perhatian publik beberapa waktu lalu. Penasaran sama kisah keluarga mereka yuk, simak ulasannya!

Mungkin tidak banyak orang yang mengetahui tentang keluarga Rockefeller, atau kamu salah satu diantaranya?

Keluarga Rockefeller termasuk dalam salah satu keluarga yang memiliki kekayaan paling fantastik di dunia. Kabarnya, kekayaan mereka mencapai ratusan triliunan.

Namun, tahukah kamu apa sih sebenarnya bisnis yang keluarga ini kerjakan sehingga menjadi salah satu keluarga terkaya di dunia. Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Siapa Keluarga Rockefeller?

Sejarah keluarga Rockefeller berawal dari kisah John David Rockefeller yang lahir pada tanggal 8 Juli 1839 di New York, Amerika Serikat.

John David adalah anak dari William Avery Rockefeller (ayah) dan Eliza Davidson (Ibu). John merupakan anak kedua dari enam bersaudara.

Sang ayah saat itu bekerja sebagai tukang kayu yang juga menjual berbagai ramuan herbal keliling. Sedangkan Ibu John David adalah seorang ibu rumah tangga.

Pada saat kecil, John D. Rockefeller sering membantu ibunya alam mengerjakan tugas-tugas rumah tangga. Selain itu, untuk mendapatkan uang, John D berjualan permen.

Pada tahun tahun 1851, keluarga John D. Rockefeller pindah ke New York dan ia belajar di Owego Academy. Setelah itu, ia bersama keluarganya punah lagi ke Ohio serta melanjutkan sekolah menengah di Cleveland Central High School.

Sumber Kekayaan Keluarga Rockefeller

Inilah sumber kekayaan keluarga Rockefeller yang diklaim tidak akan habis untuk tujuh turunan. Kekayaan keluarga Rockefeller ditaksir mencapai US$ 341 miliar atau setara dengan Rp4.774 triliun.

1.  Asisten pembukuan

Pada usia 16 tahun, John Rockefeller sempat mengambil kursus tentang pembukuan dan bisnis pada Folsom’s Commercial College selama 10 minggu.

 Setelah itu, John Rockefeller pun bekerja sebagai asisten pembukuan ada perusahaan Hewitt & Tuttle. Alam 3 bulan bekerja, ia mendapatkan gaji sebanyak US$50 pada tahun 1885.

Pengalamannya tidak itu saja, John pun bekerja sama dengan Maurice B. Clark dan menghasilkan sekitar US$4000.

BACA JUGA: Penting dan Harus Dipersiapkan Biaya KPR Berikut Sebelum Membeli Rumah

2.  Dominasi Industri Perminyakan

Rockefeller menjadi salah satu keluarga terkaya di dunia. Kekayaan keluarga ini berasal dari perusahaan dibidang kilang minyak yang didirikan oleh John D. Rockefeller sendiri.

Ia mendirikan perusahaan tersebut pada tahun 1870 di dekat Cleveland dan diberi nama Standard Oil Company.

Tidak hanya itu, keluarga ini pun juga mengakuisisi beberapa perusahaan minyak yang baru serta aktif mempromosikan produknya ke seluruh belahan dunia.

Melansir dari Forbes 2021, Rockefeller memiliki total kekayaan sebesar US$ 8,4 miliar atau setara dengan Rp120 triliun (menggunakan kurs Rp 14.377).

Tahun 1882, keluarga Rockefeller hampir menguasai bisnis minyak di Amerika Serikat. Gabungan perusahaan tersebut diketahui mengendalikan lebih dari 90% saluran pipa dan kilang  minyak AS.

Karena itulah, perusahaan keluarga ini yang membuat terbitnya Undang-undang antimonopoli.

Setelah itu, putranya John Jr mendedikasi diri mereka untuk filantropi dan memberikan lebih dari US$1 miliar atau setara dengan Rp14 triliun serta mendirikan Universitas Chicago.

Memasuki akhir tahun 1890, bisnis keluarga ini pun berkembang ke pengolahan bijih besi dan baja dan bersaing ketat dengan penguasa industri tersebut saat itu, yaitu Andrew Carnegie.

setelah menguasai industri perminyakan Amerika, Standard Oil memiliki tujuh anak perusahaan. Diantaranya The Ohio Oil Company, The Standard Oil Company, Standard Oil of New Jersey yang juga memiliki anak perusahaan bernama Exxon.

Terdapat juga Standard Oil of New York dengan anak perusahaan bernama Mobil. Lalu, Standard Oil of California yang kemudian bernama Chevron, Standard Oil of Indiana kemudian berubah nama jadi Amoco serta Standard Oil of Kentucky.

Selain perminyakan, keluarga ini juga membangun banyak sekali real estate. Rockefeller Center aalah salah satu bangunan yang mereka miliki. Kompleks ini dibuat oleh John D Rockefeller Jr pada tahun 1930-an.

Adapun fasilitas yang terdapat dalam area komplek tersebut meliputi, tempat makan, seni bersejarah, tempat belanja, atraksi, hingga ice skating.

3.  Ikut membangun World Trade Center

Selain membangun Rockefeller Center, beberapa anggota keluarga kaya raya ini pun ikut berkontribusi dalam membangun gedung asli World Trade Center di Manhattan. Adapun keduanya antara lain, David dan Ryan Rockefeller.

4. The Rockefeller Foundation

Ini merupakan salah satu aset keluarga Rockefeller. Lembaga ini mulai bekerja pada tahun 1919, yang menyediakan beasiswa dalam bidang fisika dan kimia.

Lembaga ini juga mendapat dukungan Dewan Riset Nasional. Telah lebih dari US$ 4,5 juta atau setara dengan Rp 64 miliar untuk melatih lebih dari 1.000 orang selama 33 tahun ke depan. 

Itulah sebagian besar sumber kekayaan keluarga Rockefeller. Melansir CNBC, Rockefeller memiliki sekitar 170 ahli waris.

Forbes mencatat, keluarga Rockefeller termasuk dalam keluarga terkaya ke-43 di dunia pada 2020. Rockefeller sendiri akhirnya meninggal pada 23 Mei 1937 di Ormond Beach, Florida.

Rockefeller tidak akan mampu memproleh kekayaannya sekarang tanpa adanya investasi yang ia jalani. Beberapa investasi yang ia ambil menggunakan sistem compound interest membuat kekayaannya terus menggulung hingga sekarang.

Kamu mau jadi salah satu orang terkaya di Indonesia, atau bahkan di dunia? Yuk, mulai berinvestasi.

Cek laman  www.koperasi.hartanahgroup.com untuk mengetahu produk simpanan Koperasi Hartanah dengan sistem compound interest atau melalui WhatsApp Hana.

Leave a Reply