You are currently viewing Shiny Object Syndrome: Pengertian, Gejala dan Cara Atasinya!

Shiny Object Syndrome: Pengertian, Gejala dan Cara Atasinya!

Yuk, kenali apa itu shiny object syndrome yang kerap terjadi pada beberapa orang pada ulasan Hartanah berikut ini.

Pernahkah kamu melihat atau justru mengalami, ketika mengikuti sebuah tren tanpa mempertimbangkan keuntungan serta kerugiannya terlebih dahulu?

Misalnya saja, kamu mengikuti sebuah program pembelajaran atau kursus bahasa, tetapi kamu malah berhenti ditengah jalan atau tiba-tiba pindah kursus?

Kamu melakukan hal tersebut karena mengikuti teman-temanmu yang juga ikut dalam kelas tersebut. Padahal tujuanmu belum tercapai, yaitu untuk bisa mahir bahasa tersebut.

Hati-hati, mungkin saja kamu mengalami yang namanya shiny object syndrome atau SOS. apa itu SOS? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu Shiny Object Syndrome?

Shiny Object Syndrome atau sebut saja SOS merupakan sebuah sindrom distraksi yang berdasarkan pada kebiasaan anak kecil yang tidak bisa diam atau terbilang sangat aktif untuk berlari kesana kemari untuk menghampiri sesuatu yang membuatnya tertarik.

Namun, kamu tidak perlu khawatir SOS ini bukanlah sindrom yang sifatnya medis. Akan tetapi istilah ini sering digunakan untuk kondisi yang cukup umum dalam dunia kreatif dan bisnis.

Kamu mungkin pernah mendengar istilah FOMO atau Fear of Missing Out, yang menjadi salah satu alasan mengapa seseorang mengalami SOS.

SOS sendiri seringkali dihubungkan dengan kebiasaan para milenial yang sering tidak memiliki uang, karena hobi yang berganti-ganti dan mengikuti course tetapi tidak pernah selesai.

Orang yang mengalami sindrom ini sering kali belum menemukan passion mereka, sehingga cenderung berganti-ganti kegiatan tanpa tahu tujuan yang mereka inginkan.

Bagi orang dewasa sendiri, SOS merupakan sifat distraksi yang juga bisa dipengaruhi para influencer atau siapapun, baik di media sosial maupun lingkungan pertemanan.

SOS seringkali membuat seseorang yang mengalaminya kesulitan untuk konsisten dalam mencapai suatu tujuan dari kegiatan yang mereka lakukan.

Bahkan, hal yang lebih parahnya lagi SOS bisa menyebabkan seseorang stres hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Gejala Terkena Shiny Object Syndrome

Ada beberapa gejala atau tanda yang menjelaskan bahwa seseorang terkena sindrom ini, yaitu:

1. Sulit menyelesaikan satu pekerjaan

Seseorang yang mengalami SOS, cenderung tidak bisa fokus pada suatu hal. Bahkan, mereka tidak bisa menyelesaikan satu pekerjaan tetapi sudah pindah ke pekerjaan lainnya.

Jadi, berhati-hatilah jika kamu mengalami hal tersebut. Bisa jadi gejala SOS sudah mulai menghampiri.

2. Sering merasa bersalah jika tidak mencoba hal yang sedang tren

Pada beberapa orang yang mengalami sindrom tersebut, apapun profesinya sering kali merasa harus mengikuti tantangan yang datang pada mereka.

Jika tidak, mereka akan merasa bersalah, khawatir, atau atau pikiran tidak nyaman lainnya ketika mengabaikan tantangan tersebut.

 BACA JUGA: Sudahkah Kamu Merdeka Keuangan? Ini Cara Mencapainya!

Cara Menghindari Shiny Object Syndrome

Untuk menghindari terkena sindrom ini, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan, yaitu:

1. Kurangi waktu bermain media sosial

Seperti kita ketahui, perkembangan teknologi yang semakin pesat dengan jangkauan media sosial yang sangat luas.

Hal ini tentunya akan meningkatkan distraksi ketika kamu melakukan kegiatan tertentu. Akibatnya, kamu takut untuk sejenak meninggalkan media sosial, karena takut ketinggalan hal-hal yang up to date.

Jadi, untuk mengatasinya ada baiknya untuk istirahat sejenak dan tinggalkan dunia maya sejenak untuk menyelesaikan apa yang telah menjadi tugasmu.

2. Buat daftar kegiatan yang berhasil

Cara lain untuk mengatasi SOS adalah dengan membuat daftar keberhasilan untuk mengukur kemampuanmu.

Dengan daftar tersebut dapat membantu mengukur seberapa besar komitmen yang kamu butuhkan dalam menghadapi suatu kegiatan.

3. Shiny Object Syndrome: Motivasi

Motivasi menjadi satu hal yang penting, sehingga kamu dapat fokus dan konsisten terhadap suatu hal yang sedang kamu kerjakan.  

Melawan distraksi memang bukan hal yang mudah, tetapi jika kamu konsisten dalam melakukannya maka apapun yang kamu lakukan dapat berhasil.

4. Buat estimasi waktu

Hal lain yang bisa kamu lakukan adalah dengan membatasi waktu terhadap kegiatan tertentu. Dengan begitu, kamu bisa meminimalisir ide-ide baru yang muncul.

Dengan begitu, tentu saja dapat membuat kamu lebih fokus dalam menyelesaikan pekerjaan yang telah kamu mulai sesuai dengan waktu yang telah kamu tentukan sebelumnya.

Itulah penjelasan tentang Shiny Object Syndrome beserta dengan ciri dan hal-hal yang perlu kamu lakukan untuk mengatasinya.

Buat kamu yang ingin mencari tahu lebih lengkap tentang investasi dan mengelola keuangan, bisa langsung mengunjungi website Koperasi Hartanah. Yuk, langsung cek informasi lengkapnya melalui www.koperasi.hartanahgroup.com atau WhatsApp Hana.

Tinggalkan Balasan