Inilah Biaya Pernikahan Adat Jawa yang Perlu Kamu Tahu!

Biaya pernikahan adat Jawa mungkin akan berbeda-beda, tergantung pada seberapa besar acara tersebut. Yuk, cari tahu besarannya!

Indonesia memiliki banyak sekali suku dan budaya, pun demikian dengan adat mereka dalam melangsungkan sebuah pernikahan.

Pernikahan merupakan sebuah momen sakral yang dipersiapkan dengan sangat matang dan sesuai dengan keinginan kedua calon mempelai.

Menggelar sebuah pernikahan biasa tentu akan sangat berbeda, jika calon pengantin melangsungkan acara adat.

Umumnya, pernikahan secara adat lebih terasa istimewa dan kental nuansa budaya serta berbagai acara adat daerah tertentu, salah satunya pernikahan adat jawa.

Jawa memiliki adat dan budaya yang sangat kental dengan berbagai tahapan dalam menyelenggarakan sebuah pernikahan.

Sehingga bukan tidak mungkin jika acara tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Lalu, berapa kira-kira biaya pernikahan adat Jawa? Simak ulasannya berikut ini!

Rincian Biaya Pernikahan Adat Jawa

Pernikahan adat, biasanya memiliki tahapan kegiatan yang harus dilakukan sesuai dengan aturan yang ada.

Mulai dari pemilihan dekorasi, upacara adat itu sendiri hingga prosesi pernikahannya. Berikut beberapa hal yang perlu dipersiapkan beserta biayanya:

1. Pemasangan tarub

Tarub berasal dari Bahasa Jawa yaitu ditata supaya murub (bercahaya). Dalam adat jawa sendiri, pemasangan tarub harus terdiri dari beberapa hal.

Misalnya saja, pemasangan tenda dihiasi dengan berbagai hiasan, seperti rangkaian janur kuning, bleketepe, pisang tuwuan, kelapa mudah hingga dedaunan.

Dalam tradisi Jawa, pemasangan tarub ini sebagai penanda bahwa tuan rumah akan mengadakan acara pemangku hajat.

Adapun biaya yang harus dikeluarkan untuk pemasangan tarub ini sangat bervariasi, mulai dari Rp2 juta hingga Rp7 juta, tergantung vendor mana yang kamu gunakan.

2. Upacara siraman

Setelah pemasangan tarub, hal selanjutnya yang perlu kamu persiapkan adalah prosesi siraman, yang menjadi salah satu proses acara pernikahan adat Jawa.

Siraman biasanya dilakukan satu hari sebelum hari H. Dan, beberapa hal yang perlu kamu persiapkan antara lain, air siraman yang ditabur bunga mawar, Melati, dan kenanga.

Kamu juga harus menyediakan pengaron atau tempat air siraman lengkap dengan gayungnya. Jika tidak ada, kamu bisa menanyakan pada vendor yang kamu gunakan.

Perlengkapan lain yang kamu butuhkan adalah tikar bangka, tikar pandan, daun apa saja yang dibungkus dengan kain mori, anglo, kendi, dan ratus.

Adapun harga untuk prosesi siraman dalam pernikahan adat Jawa Ini berkisar mulai dari Rp7 jutaan.

3. Paes

Paes atau yang biasa disebut juga dengan ngerik, merupakan proses mencukur atau membersihkan rambut halus dari calon pengantin perempuan.

4. Dodol dawet

Tahapan selanjutnya dalam tradisi ini adalah dodol dawet atau adol dawet. Dimana prosesi ini adalah menjual dawet yang dilakukan oleh orang tua calon mempelai wanita.

BACA JUGA: 8 Contoh Benefit Karyawan Beserta Manfaatnya!

5. Midodareni

Mungkin kamu sudah sering mendengar prosesi Midodareni, yaitu acara yang disebut sebagai malam terakhir calon pengantin yang berstatus lajang.

Prosesi ini biasanya dilakukan mulai pukul 6 sore hingga 12 malam. Adapun biaya untuk prosesi ini mulai dari Rp1,5 juta, sudah termasuk MC, catur weda, tata rias calon pengantin perempuan, kain jarik, hingga aksesoris.

6. Panggih

Selanjutnya adalah prosesi panggih atau temu pengantin yang dalam Bahasa Jawa panggih artinya bertemu.

Prosesi ini dilaksanakan setelah acara akad  nikah selesai, yang memiliki makna agar pengantin dapat menjalani kehidupan rumah tangga mereka dengan Bahagia.

Acara panggih biasanya dipatok dengan harga mulai dari Rp3,5 jutaan untuk menyiapkan uborampe upacara.

7. Resepsi

Setelah rangkaian tersebut, resepsi merupakan salah satu prosesi yang sama pentingnya. Dalam resepsi, kamu perlu menyiapkan dana untuk biaya gedung, katering, hingga hiburan dan dekorasi.

Biaya gedung sangat bervariasi, akan tergantung gedung mana yang akan kamu gunakan, harganya mulai dari Rp30 jutaan hingga tak terhingga.

Sedangkan untuk katering juga harganya akan tergantung pada makanan yang kamu pilih serta jumlah porsi. Kamu perlu mempersiapkan minimal Rp20 juta hingga Rp30 jutaan.

Nah, untuk dekorasi dan hiburan biasanya menghabiskan biaya sekitar Rp6 juta hingga Rp12 juta, atau bahkan bisa lebih.

Jadi, sudah dapat kamu bayangkan biaya pernikahan adat Jawa yang perlu kamu persiapkan. Tetapi jangan lupa, untuk menyiapkan dana tak terduga untuk hal-hal yang diluar rencana.

Biaya pernikahan untuk adat Jawa memang bisa dikatakan cukup mahal, untuk itu kamu harus menyiapkan tabungan dari jauh-jauh hari.

Tapi tidak perlu khawatir, karena Koperasi Hartanah memiliki produk Simpanan Pasti dengan bunga muali dari 6% per tahun. Dengan Simpanan Pasti, uang tabungan kamu akan terus berbunga dan durasi menabung jadi lebih singkat.

Langsung saja kunjungi  www.koperasi.hartanahgroup.com dan WhatsApp Hana untuk informasi lebih lanjut.

Leave a Reply