You are currently viewing Berapa Cicilan Rumah Ideal, Biar Gaji Aman dan Tetap Bisa Menabung?

Berapa Cicilan Rumah Ideal, Biar Gaji Aman dan Tetap Bisa Menabung?

Cicilan rumah ideal sangat perlu sebelum kamu ambil kredit rumah. Namun, berapa sih cicilan yang ideal supaya gaji tetap aman? Ini ulasannya!

Rumah menjadi salah satu hal yang penting yang banyak orang impikan. Banyak dari mereka yang mengusahakan berbagai cara untuk bisa memiliki rumah sendiri. 

Akan tetapi, harga rumah yang terus tinggi, terlebih di daerah tertentu, membuat banyak orang berpikir ratusan hingga ribuan kali untuk membelinya. 

Hal paling utama yang menjadi kendala tentu saja faktor keuangan. Meskipun ada beberapa orang yang membeli rumah secara cash atau tunai, tetapi pilihan kredit rumah masih menjadi yang paling banyak diambil.

Mencicil rumah adalah salah satu cara yang dapat kamu lakukan untuk memiliki sebuah rumah. Hanya saja banyak yang harus kamu pertimbangkan dalam soal keuangan, agar nantinya kamu mampu membayar cicilan.

Besar cicilan rumah setiap bulannya akan tergantung pada banyak hal seperti gaji yang kamu terima, harga rumah, uang muka, suku bunga KPR, hingga jangka waktu cicilan (tenor). 

Jadi, berapa cicilan rumah yang ideal supaya gaji kamu mencukupi dan kamu juga bisa hidup dengan damai setiap bulannya? Yuk. simak ulasannya berikut ini!

Cicilan Rumah Ideal

Pada dasarnya, ada beberapa hal yang perlu kamu perhitungkan sebelum menentukan berapa cicilan rumah yang ideal buat kamu. Karena kebutuhan dan pendapatan setiap orang berbeda, maka berbeda pula cicilan yang mampu atau ideal menurut mereka. 

1. Hitung batas aman cicilan KPR dari gaji

Umumnya, cicilan rumah seseorang yang dibayarkan bersumber dari gaji bulanan atau penghasilan bulanan yang mereka terima. 

Jadi, kamu perlu menghitung berapa batas aman pembayaran utang yang diambil dari gaji. Cicilan utang yang ideal adalah 30% dari total penghasilan bulanan. Itu merupakan rasio yang aman dalam menjaga keuangan kamu dari guncangan cicilan. 

Akan tetapi, ada beberapa pendapat lain dari berbagai pakar keuangan. Dimana kamu bisa mencapai batas maksimal hingga 40%. Rasio ini berlaku untuk cicilan KPR atau KPA (Kredit Kepemilikan Apartemen). 

Jadi, misalnya gaji yang kamu terima setiap bulan Rp7 juta, maka cicilan paling aman dan batas maksimal adalah Rp2,1 juta. Namun, untuk cicilan KPR bisa maksimal di angka Rp2,8 juta. 

Jika melebihi dari angka tersebut, maka bisa dipastikan kondisi keuangan bulanan kamu akan kacau. Hal ini tentu saja bisa menimbulkan risiko gagal bayar atau kredit macet. 

BACA JUGA: Mudah! 5 Cara Cek Saldo Jaminan Pensiun

2. Ada utang lain, Ini pembagian cicilan KPR-nya

Jadi, sebelum kamu ambil kredit rumah, kamu telah memiliki utang lain seperti utang kartu kredit, utang cicilan kendaraan, atau utang pinjaman online. 

Maka rasio 30% yang sebelumnya dijelaskan harus dibagi-bagi. Ada baiknya pembagian 20% untuk KPR dan sisanya 10% untuk utang-utang lainnya. 

Contohnya:

Gaji Rp7 juta

Utang sebelumnya kartu kredit Rp700 ribu

Maka cicilan KPRnya harus Rp1,4 juta

Jadi, kamu harus mencari rumah dengan cicilan Rp1,4 juta per bulan jika ingin keuangan per bulannya tetap aman. 

3. Siapkan dana darurat cicilan KPR

Dana darurat memang cukup penting untuk disiapkan. Dalam hal cicilan rumah ini, kamu juga perlu menyiapkan dana darurat cicilan KPR. 

Hal ini bertujuan untuk berjaga-jaga jika suatu saat kamu sedang mengalami kondisi darurat dan tidak bisa membayar cicilan rumah, bisa memanfaatkan dana darurat cicilan rumah tersebut. 

Adapun besaran yang bisa kamu alokasikan adalah 10% (dari rasio cicilan utang 30%). Jadi, meskipun kamu mengalami keadaan darurat seperti kecelakaan atau sakit keras, maka kamu tetap bisa membayar cicilan rumah. 

4. Besarnya DP rumah

Meskipun kini banyak developer rumah menyediakan opsi DP yang sangat murah, namun hal ini bisa memberatkan kamu dalam proses mencicil kedepannya.

Ini terjadi karena semakin kecil DP yang kamu keluarkan, maka makin besar dan lama tenor cicilan yang harus kamu jalani.

Pada masa sekarang dimana harga rumah terus melonjak, uang yang kamu keluarkan untuk DP juga semakin besar. Untuk itu, kamu harus memiliki trik jitu, untuk membuat tabungan kamu semakin cepat terkumpul.

Cara yang bisa kamu lakukan selain menambah penghasilan yaitu menabung di produk yang menghasilkan bunga-berbunga setiap kamu menabung.

Koperasi Hartanah hadir dengan produk Simpanan Pasti yang bisa mewujudkan impian kamu secara PASTI. Simpanan dengan sistem bunga-berbunga setiap kamu menabung, akan membuat kamu lebih cepat dalam mewujudkan rumah impian

Penasaran dengan besaran bunga dan simulasi simpanan? kamu bisa mencari informasi lebih lanjut di Simpanan Pasti atau WhatsApp Hana.

Leave a Reply